cara-mengatasi-sakit-gigi-pada-anak

Artikel ditinjau oleh: drg. Sri Hardiyanti

Anak –anak memang sangat menyukai makanan yang manis. Sayangnya, kebanyakan anak juga sangat jarang menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan yang manis.

Akibatnya anak-anak cenderung mengalami masalah sakit gigi dibanding orang dewasa. Berikut ini akan diulas bagaimana cara mengatasi sakit gigi pada anak.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak sangat rewel jika sakit gigi. Hal ini memang wajar, mengingat sakit gigi adalah kondisi yang tidak mengenakkan.

Ditambah lagi dengan fakta bahwa sakit gigi juga bisa disertai dengan demam atau kepala pusing. Bahkan jika sudah parah sakit gigi bisa membuat pipi bengkak.

Sebenarnya sakit gigi pada anak-anak bukanlah suatu masalah kesehatan yang serius. Namun, apabila sakit gigi yang diderita disertai dengan demam tinggi, gusi bernanah, dan pembengkakan pipi, maka Anda sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter gigi.

Untuk membahas sakit gigi pada anak lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Penyebab Sakit Gigi Pada Anak

Ada banyak penyebab yang anak sakit gigi. Bisa jadi karena ada gigi baru yang bertumbuh, dan beberapa faktor lainnya, di antaranya:

1.   Kurang Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Biasanya anak-anak memang belum terbiasa untuk menggosok gigi, hal ini yang menjadi kebiasaan buruk dan menyebabkan sakit gigi. Apalagi jika anak gemar mengunyah permen karet, banyak mengkonsumsi cemilan yang mengandung gula, atau kurang minum air putih.

Kebiasaan tersebut menyebabkan gigi anak cepat berlubang dan rusak. Gejala yang ditimbulkan dari gigi yang rusak biasanya adalah nyeri, pembengkakan pada gusi, dan gigi berlubang.

2.   Gigi Anak Sensitif

Jika anak kurang menjaga kebersihan gigi, gemar mengonsumsi makanan yang bertekstur keras, atau terlalu keras dalam menyikat gigi yang menyebabkan enamel gigi terkikis.

Hal ini akan membuat gigi anak menjadi sensitif.

Gejala yang ditimbulkan dari gigi sensitif adalah nyeri atau ngilu di gigi apabila mengonsumsi makanan atau minuman dingin, manis, dan panas. Biasanya keluhan ini juga muncul jika gigi terkena oleh makanan.

3.   Tumbuh Gigi

Umumnya, gigi susu akan muncul pertama kali pada usia 6 bulan dan akan terus mengalami pertambahan sampai mencapai jumlah yang sempurna sebanyak 20 gigi.

Biasanya anak memiliki gigi sempurna di usia 3 tahun. Sedangkan pada usia 4-12 tahun gigi susu akan berganti ke gigi permanen atau gigi tetap. Biasanya saat pertumbuhan, anak merasakan gejala sakit gigi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena keluhan sakit gigi karena tumbuh akan mereda dengan sendirinya.

4.   Infeksi Gigi dan Gusi

Infeksi gigi akan menyebabkan gusi yang turut meradang, hal ini juga menyebabkan sakit gigi. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, maka akan terjadi penumpukan nanah di gigi dan gusi. Gigi dan gusi yang terinfeksi perlu segera mendapatkan penanganan dari dokter.

Jika terdapat gejala seperti demam, kesulitan saat membuka mulut, nyeri telinga hingga kesulitan makan dan minum, maka Anda patut waspada. Pasalnya, gejala tersebut bisa menjadi penyakit gigi yang berbahaya.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Berlubang Pada Anak

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi maupun cara mengatasi  sakit pada anak, di antaranya sebagai berikut:

1.   Berkumur Air Garam

Air garam memang terkenal sebagai bahan alami untuk meredakan sakit gigi. Caranya yakni dengan berkumur air garam yang hangat. Sebaiknya berkumur dilakukan dari 3-4 kali sehari untuk membantu mencegah infeksi.

2.   Mengoleskan Minyak Cengkeh

Cara lain meredakan sakit gigi alami adalah dengan mengoleskan minyak cengkeh pada gigi yang sakit. Atau jika ingin reaksinya cepat, berikan obat sakit gigi untuk anak.

Rekomendasi Obat Sakit Gigi Pada Anak

Beberapa rekomendasi obat untuk sakit gigi akibat tumbuh gigi dan yang berlubang bisa memanfaatkan beberapa obat apotik di bawah ini,  antara lain:

1.   Paracetamol

Paracetamol dikenal sebagai obat demam dan obat sakit gigi. Bila anak sedang sakit gigi biasanya dokter akan meresepkan obat paracetamol untuk meringankan gejala sakit gigi dan menurunkan demam.

2.   IbuProfen

Selain paracetamol, ada Ibuprofen yang juga dikenal sebagai obat penghilang nyeri. Biasanya ibuprofen juga dikonsumsi oleh orang yang sakit gigi untuk meringankan gejala sakit gigi.

Nah, itulah beberapa cara mengatasi sakit gigi pada anak dan rekomendasi obat sakit gigi yang bisa jadi pilihan. Kesimpulannya, yang terpenting dari masalah ini sebenarnya adalah bagaimana merawat gigi tetap sehat dan meminimalisir kerusakan.

Untuk mencegah sakit gigi pada anak, ada baiknya jika Anda rutin berkonsultasi dengan dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.

Anda bisa konsultasi dengan dokter gigi di Klinik Sengkang Medical Centre dengan datang langsung atau Chat Langsung dengan Dokter melalui WhatsApp di sini!

***

Terakhir diperbarui: 11 Agustus 2022
Referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.