Bepanthen Baby Cream

Rp76.000

Golongan Bepanthen Baby cream: Obat bebas

Kategori Bepanthen Baby cream: sediaan salep kulit 

Manfaat Bepanthen Baby cream: Untuk melembutkan kulit bayi, melindungi dari gesekan dengan popok, membantu merawat kulit bayi serta merawat puting susu ibu selama masa menyusui

Bisa digunakan oleh: Bayi

Bentuk obat: cream

Stok 3

Kategori:

Deskripsi

Apa Itu Bepanthen Baby cream?

Bepanthen adalah salep popok bayi yang yang teruji klinis untuk membantu merawat kulit bayi dan melindungi dari gesekan popok salah satu penyebab ruam popok pada bayi. Dengan TRIPLE ACTION FORMULA yang di dalamnya terdapat Pro Vitamin B5 atau Dekspanthenol, Bepanthen juga melembutkan kulit bayi setiap hari. Selain itu bepanthen dapat juga dipakai untuk merawat puting susu ibu selama masa menyusui. 

Golongan Bepanthen Baby cream: Obat bebas

Kategori Bepanthen Baby cream: sediaan salep kulit 

Manfaat Bepanthen Baby cream: Untuk melembutkan kulit bayi, melindungi dari gesekan dengan popok, membantu merawat kulit bayi serta merawat puting susu ibu selama masa menyusui

Bisa digunakan oleh: Bayi

Bentuk obat: cream

Dosis dan Aturan Pakai Bepanthen Baby cream:

Oleskan Bepanthen Baby cream dengan tipis dan merata sebanyak 1-2 kali sehari pada bagian kulit bayi yang ruam atau tertutup popok, serta daerah lipatan, seperti paha dan selangkangan. Untuk hasil yang optimal, gunakanlah salep ini setiap hari sebelum memakai popok.

Efek Samping Bepanthen Baby cream:

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Bepanthen Baby cream, antara lain: terjadinya alergi, urtikaria (biduran), dan gatal-gatal pada kulit. Biasanya hal ini dapat terjadi pada pengguna yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung pada Bepanthen Baby.

Reviews

There are no reviews yet.

Reviews
Be the first to review “Bepanthen Baby Cream”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quick Comparison

SettingsBepanthen Baby Cream removeHydrocortisone Krim removeMycoral removeMupirocin removeNisagon removeAcyclovir Krim remove
NameBepanthen Baby Cream removeHydrocortisone Krim removeMycoral removeMupirocin removeNisagon removeAcyclovir Krim remove
Image
SKU
Rating
PriceRp76.000Rp7.000Rp18.000Rp43.000Rp9.000Rp6.000
Stock

Stok 3

Stok 7

Stok 4

Stok 4

Stok 1

Stok 7

AvailabilityStok 3Stok 7Stok 4Stok 4Stok 1Stok 7
Add to cart

Tambah ke keranjang

Tambah ke keranjang

Tambah ke keranjang

Tambah ke keranjang

Tambah ke keranjang

Tambah ke keranjang

DescriptionGolongan Bepanthen Baby cream: Obat bebas Kategori Bepanthen Baby cream: sediaan salep kulit  Manfaat Bepanthen Baby cream: Untuk melembutkan kulit bayi, melindungi dari gesekan dengan popok, membantu merawat kulit bayi serta merawat puting susu ibu selama masa menyusui Bisa digunakan oleh: Bayi Bentuk obat: creamGolongan: Obat Keras Kategori: Kortikosteroid Manfaat Hydrocortisone Krim : Hydrocortisone Krim diindikasikan untuk menghilangkan eksim, inflamasi kulit, dan dermatitis alergi Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gramGolongan: Obat Keras Kategori: Kortikosteroid Manfaat Mycoral : Mycoral digunakan untuk mengobati infeksi jamur (tinea korporis, tinea kruris, tinea manus dan tinea pedis), panu, dan kandidiasis kutan. Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gram (Ketoconazole 2%)  Golongan: Obat Keras Kategori: Antibiotik Topikal. Manfaat Mupirocin : Mupirocin diindikasikan untuk mengobati infeksi primer dan sekunder, seperti impetigo, luka pasca operasi, luka bakar, dan infeksi karena luka. Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gram (Mupirocin 2%.)Golongan: Obat Keras Kategori: Topical Manfaat Nisagon  : Nisagon  diindikasikan untuk menghilangkan dermatosis Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @5 gram (Betamethasone-17-valerate 0.1%, neomycin sulphate 0.5%)  Golongan: Obat Keras Kategori: Antivirus. Manfaat Acyclovir Krim : Acyclovir Krim diindikasikan untuk mengatasi Herpes simpleks, termasuk mencegah herpes simpleks pada pasien dengan sistem imun yang kurang, Cacar air, dan Herpes zoster Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 Gram.
ContentApa Itu Bepanthen Baby cream? Bepanthen adalah salep popok bayi yang yang teruji klinis untuk membantu merawat kulit bayi dan melindungi dari gesekan popok salah satu penyebab ruam popok pada bayi. Dengan TRIPLE ACTION FORMULA yang di dalamnya terdapat Pro Vitamin B5 atau Dekspanthenol, Bepanthen juga melembutkan kulit bayi setiap hari. Selain itu bepanthen dapat juga dipakai untuk merawat puting susu ibu selama masa menyusui.  Golongan Bepanthen Baby cream: Obat bebas Kategori Bepanthen Baby cream: sediaan salep kulit  Manfaat Bepanthen Baby cream: Untuk melembutkan kulit bayi, melindungi dari gesekan dengan popok, membantu merawat kulit bayi serta merawat puting susu ibu selama masa menyusui Bisa digunakan oleh: Bayi Bentuk obat: cream Dosis dan Aturan Pakai Bepanthen Baby cream: Oleskan Bepanthen Baby cream dengan tipis dan merata sebanyak 1-2 kali sehari pada bagian kulit bayi yang ruam atau tertutup popok, serta daerah lipatan, seperti paha dan selangkangan. Untuk hasil yang optimal, gunakanlah salep ini setiap hari sebelum memakai popok. Efek Samping Bepanthen Baby cream: Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Bepanthen Baby cream, antara lain: terjadinya alergi, urtikaria (biduran), dan gatal-gatal pada kulit. Biasanya hal ini dapat terjadi pada pengguna yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung pada Bepanthen Baby.Apa Itu Hydrocortisone Krim ? Hydrocortisone adalah salah satu obat kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan peradangan. Obat ini tersedia dalam bentuk krim dan injeksi. Kondisi yang dapat diobati dengan krim atau salep Hidrokortison antara lain eksim.    Sementara itu, Hydrocortisone injeksi digunakan dalam pengobatan multiple sclerosis, lupus, dan jenis arthritis tertentu. Hydrocortisone cream bertindak sebagai antiinflamasi, antipruritus (mengurangi rasa gatal). Golongan: Obat Keras Kategori: Kortikosteroid Manfaat Hydrocortisone Krim : Hydrocortisone Krim diindikasikan untuk menghilangkan eksim, inflamasi kulit, dan dermatitis alergi Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gram   Dosis dan Aturan Pakai Hydrocortisone Krim: dioleskan tipis pada area kulit yang meradang, 1-4 kali sehari.   Efek Samping : Efek samping yang dapat muncul adalah:
  • rasa seperti terbakar
  • gatal
  • iritasi
  • kemerahan, atau kekeringan pada kulit
  • jerawat
  • pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan
  • perubahan warna kulit
  • ruam
  • benjolan putih atau merah kecil di kulit
  Penyajian : Diminum sesudah makan    Perhatian :
  • Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:
  • hipersensitif terhadap kandungan obat
  • luka kulit akibat infeksi bakteri, jamur, atau virus yang tak diobati
  • rosacea (jerawat rosacea) perioral dermatitis
  • acne vulgaris
  • lesi tuberkular (kerusakan jaringan)
  • Jangan gunakan berlebihan karena mungkin akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping
  • Obat-obat berikut berpotensi menimbulkan interaksi jika digunakan bersama dengan Hydrocortisone injeksi:
  • aminoglutethimide
  • warfarin
  • aspirin dan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) lainnya, seperti ibuprofen dan naproxen
  • celecoxib
  • carbamazepin
  • donepezil
  • galantamine
  • neostigmine
  • pyridostigmine dan rivastigmine
  • cholestyramine
  • siklosporin
 
Apa Itu Mycoral ? Mycoral adalah sediaan obat dengan kandungan ketoconazole yang berfungsi sebagai obat antijamur yang digunakan pada infeksi tertentu. Obat panu dan obat kadas ini memilki mekanisme kerja menghambat sintesis ergosterol yang merupakan komponen vital dalam membran sel jamur sehingga mempengaruhi permeabilitas sel. Mycoral tersedia dalam bentuk sediaan tablet dan krim, obat ini diproduksi oleh Kalbe Farma.   Golongan: Obat Keras Kategori: Kortikosteroid Manfaat Mycoral : Mycoral digunakan untuk mengobati infeksi jamur (tinea korporis, tinea kruris, tinea manus dan tinea pedis), panu, dan kandidiasis kutan. Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gram (Ketoconazole 2%)   Dosis dan Aturan Pakai Mycoral: Oleskan 1 - 2 kali sehari, tergantung beratnya infeksi.   Pengobatan harus diteruskan sedikitnya sampai beberapa hari sejak hilangnya semua gejala. Lama pengobatan biasanya : tinea versikolor 2-3 minggu, tinea korporis 3-4 minggu, tinea pedis 4-6 minggu   Efek Samping : Efek samping yang dapat muncul adalah:
  • Iritasi, gatal, rasa terbakar dan reaksi alergik dapat terjadi selama pengobatan dengan Mycoral krim.
  • Gangguan pencernaan: Mual, muntah, diare, pencernaan yang terganggu, sembelit, sakit perut, perut kembung.
  • Penyakit kuning, hepatitis.
  • Urtikaria atau Biduran.
  • Sakit kepala, pusing, mengantuk.
  • Insomnia, gugup.
  • Sistem reproduksi dan gangguan payudara: Gangguan menstruasi, disfungsi ereksi, azoospermia, ginekomastia.
  Penyajian : - Perhatian :
  • Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:
  • Hipersensitivitas atau alergi.
  • Penggunaan bersamaan dengan substrat CYP3A4 (Cisapride, dofetilide, dronedarone, quinidine, disopyramide, pimozide, sertindole, mizolastine, lurasidone, quetiapine, metadon, ranolazine, eplerenone, halofantrine, sirolimus, paritaprevir / ombitasvir, saquinavir / ritonavir).
  • Gangguan hati akut atau kronis.
  • Kehamilan (dengan sindrom Cushing) dan ibu menyusui (oral).
  • Berikut adalah beberapa obat yang tidak boleh diberikan secara bersamaan dengan Mycoral :
  • Mengurangi penyerapan jika diberikan bersamaan dengan antimuskarinik, antasid, H2-blocker, Protein Proton Inhibitor, dan sukralfat.
  • Konsentrasi plasma berkurang jika diberikan bersamaan dengan rifampisin, isoniazid, efavirenz, nevirapine, fenitoin.
  • Dapat mengurangi konsentrasi isoniazid dan rifampisin.
  • Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral.
  • Dapat meningkatkan kadar substrat CYP3A4 serum, misalnya: digoxin, antikoagulan oral, sildenafil, tacrolimus.
Apa Itu Mupirocin ? Mupirocin adalah obat antibiotik yang tersedia dalam bentuk krim dan salep. Obat ini digunakan pada infeksi primer dan sekunder, seperti luka pasca operasi, luka bakar, impetigo, serta infeksi karena luka. Golongan: Obat Keras Kategori: Antibiotik Topikal. Manfaat Mupirocin : Mupirocin diindikasikan untuk mengobati infeksi primer dan sekunder, seperti impetigo, luka pasca operasi, luka bakar, dan infeksi karena luka. Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 gram (Mupirocin 2%.)   Dosis dan Aturan Pakai Mupirocin: Oleskan Mupirocin salep atau krim pada area yang terkena infeksi.Mupirocin dapat dioleskan sebanyak 3 kali sehari selama 5-10 hari   Efek Samping : Efek samping yang dapat muncul adalah:
  • Gatal.
  • Ruam kulit.
  • Pruritus.
  • Kulit kering.
  • Nyeri.
  • Sensasi terbakar. 
  • Eritema.
  • Dermatitis kontak.
  • Angioedema.
  • Urtikaria.
  Penyajian : - Perhatian :
  • Mupirocin tidak boleh diberikan kepada pasien dengan riwayat alergi atau hipersensitif terhadap kandungan obat. 
  • Kategori Kehamilan B: Tidak memperlihatkan adanya risiko pada janin hewan. Akan tetapi, penelitian terhadap manusia masih terbatas.
 
Apa Itu Nisagon  ? Nisagon adalah krim yang mengandung betamethasone dan neomycin. Betamethasone merupakan kortikosteroid yang dapat meredakan peradangan, bengkak dan gatal. Sementara neomycin merupakan antibiotik untuk melawan infeksi bakteri.   Salep Nisagon hanya membantu mengobati infeksi kulit akibat bakteri. Infeksi akibat  virus ataupun jamur tidak dapat diatasi dengan salep ini.   Golongan: Obat Keras Kategori: Topical Manfaat Nisagon  : Nisagon  diindikasikan untuk menghilangkan dermatosis Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @5 gram (Betamethasone-17-valerate 0.1%, neomycin sulphate 0.5%)   Dosis dan Aturan Pakai Nisagon : Dewasa : Oleskan Nisagon cream di area kulit yang mengalami infeksi sebanyak 2-3 kali sehari   Efek Samping : Efek samping yang dapat muncul adalah:
  • rasa seperti terbakar
  • gatal
  • iritasi
  • kulit kering
  • folikulitis
  • hipertrikosis
  • infeksi sekunder
  • atrofi kulit
  Penyajian : - Perhatian :
  • Penggunaan jangka panjang atau dosis yang besar dapat menimbulkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas.
  • Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:
  • pasien yang memiliki riwayat hipersensitif atau alergi terhadap komposisi dari Nisagon
  • pasien yang memiliki riwayat penyakit infeksi kulit virus primer (misalnya, herpes simpleks)
  • penggunaan pada area kulit yang luas
  • kehamilan
  • usia lanjut
  • pasien dengan gangguan ginjal
  • infeksi kulit karena jamur
  • infeksi kulit pada anak berusia kurang dari 1 tahun
  • Jangan hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau reaksi alergi
  • hindari penggunaan jangka panjang, terutama pada bayi dan anak
  • lama terapi pada remaja dan pada wajah maksimal 5 hari dan tidak boleh ditutup rapat dengan kasa pembalut
Apa Itu Acyclovir Krim ? Acyclovir adalah obat generik yang digunakan membantu mengatasi infeksi yang dipicu oleh pertumbuhan virus, seperti herpes simpleks, cacar air, serta herpes zoster. Acyclovir hanya membantu menangani infeksi yang disebabkan oleh virus, sehingga untuk pengobatan infeksi jamur dan bakteri tidak akan berhasil.   Golongan: Obat Keras Manfaat Acyclovir Krim : Acyclovir Krim diindikasikan untuk mengatasi Herpes simpleks, termasuk mencegah herpes simpleks pada pasien dengan sistem imun yang kurang, Cacar air, dan Herpes zoster Bisa digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak Bentuk obat: Tube @ 5 Gram.   Dosis dan Aturan Pakai Acyclovir Krim: Dewasa dan anak usia > 14 tahun: Dioleskan 5-6 kali sehari setiap 4 jam. Lama terapi 5 hari, dapat dilanjutkan hingga 10 hari Efek Samping : Efek samping yang dapat muncul adalah:
  • Mual muntah.
  • Nyeri perut.
  • Diare.
  • Pusing, sakit kepala.
  • Ruam kulit.
  • Urtikaria.
  • Kebingungan.
  • Halusinasi.  
  • Mengantuk
  • Gagal ginjal akut.
  • Peningkatan enzim hati (reversibel).
  • Peningkatan kadar ureum dan kreatinin.
  • Berpotensi fatal: sindrom hemolitik uremik pada pasien dengan gangguan sistem imun.
Penyajian : - Perhatian :
  • Hindari penggunaan obat pada orang yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap Acyclovir.
    • Obat Acyclovir tidak boleh digunakan bersamaan dengan beberapa obat berikut:
  • Probenecid, cimetidine, dan mikofenolat mofetil, dapat menaikkan konsentrasi Acyclovir dalam plasma darah.
  • Obat yang memengaruhi fisiologi ginjal (misalnya ciclosporin, tacrolimus, dll), dapat meningkatkan efek nefrotoksik.
 
WeightN/AN/AN/AN/AN/AN/A
DimensionsN/AN/AN/AN/AN/AN/A
Additional information