Meloxicam tablet 7,5 mg

Rp10.000

Golongan: Obat Keras

Kelas Terapi: AntiInflamasi Non Steroid 

Manfaat Meloxicam: Meredakan gejala-gejala arthritis, misalnya peradangan, pembengkakan, serta kaku dan nyeri otot. Contoh penyakit radang persendian yang biasanya ditangani dengan meloxicam adalah osteoartritis (jangka pendek), rheumatoid arthritis, dan ankylosing spondylitis.

Bisa digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak >60kg.

Bentuk obat: Tablet 7,5mg

Stok 24

Kategori:

Deskripsi

Apa Itu Meloxicam?

Meloxicam adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan gejala radang pada beberapa kondisi, seperti ankylosing spondylitis, rheumathoid arthritis, atau juvenile idiopathic arthritis. Obat ini tidak boleh digunakan sembarangan dan harus sesuai dengan resep dokter.

Meloxicam merupakan obat antiinflamasi nonsteroid yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia yang akan menyebabkan munculnya tanda dan gejala radang, termasuk bengkak dan nyeri, saat tubuh mengalami cedera. Dengan dihambatnya pembentukan prostaglandin maka gejala radang akan mereda.

Golongan: Obat Keras

Manfaat Meloxicam: Meredakan gejala-gejala arthritis, misalnya peradangan, pembengkakan, serta kaku dan nyeri otot. Contoh penyakit radang persendian yang biasanya ditangani dengan meloxicam adalah osteoartritis (jangka pendek), rheumatoid arthritis, dan ankylosing spondylitis.

 

Dosis dan Aturan Pakai Meloxicam:

 Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.

-Dewasa: Rhematoid Astritis dan Ankylosing Spondylitis: 15 mg, 1 kali per hari. Dapat diturunkan menjadi 7.5 mg, 1 kali per hari berdasarkan respon terapetik. 

-Osteo Astritis: 7.5 mg, 1 kali per hari. Dapat ditingkankan s/d 15 mg, 1 kali per hari. 

-Anak >60 kg: Artritis idiopatik juvenil: 7,5 mg sekali sehari. 

-Lansia dan pasien ginjal: 7.5 mg, 1 kali per hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

 

Efek Samping Meloxicam: 

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.

Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: 

-Signifikan: Retensi cairan, edema, insufisiensi ginjal, gagal ginjal akut, nekrosis papiler ginjal (penggunaan jangka panjang), hiperkalemia, penglihatan kabur, anemia, jarang, agranulositosis, trombositopenia, leukopaenia. 

-Gangguan sistem darah dan limfatik: Anemia, jarang, agranulositosis, trombositopenia, leukopaenia. 

-Gangguan jantung: Gagal jantung, jarang, palpitasi. 

-Gangguan gastrointestinal: Dispepsia, mual, muntah, sakit perut, sembelit, perut kembung, diare, melena, hematemesis, stomatitis ulserativa, jarang, gastritis. 

-Gangguan umum dan kondisi situs admin: Malaise, kelelahan. 

-Gangguan sistem kekebalan: Angioedema. 

-Pemeriksaan penunjang: Peningkatan kadar transaminase serum, peningkatan bilirubin serum, peningkatan kreatinin serum dan BUN, penambahan atau penurunan berat badan. 

-Gangguan metabolisme dan nutrisi: Hiperkalemia, dehidrasi. 

-Gangguan sistem saraf: Sakit kepala, vertigo, parestesia. 

-Gangguan kejiwaan: Kecemasan, mimpi abnormal, kebingungan, depresi, gugup. 

-Gangguan ginjal dan kemih: Hematuria, albuminuria. 

-Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Pruritus, ruam, fotosensitifitas, jarang, urtikaria.

-Gangguan vaskular: Hipertensi, hipotensi, vaskulitis, hot flushes, sinkop. 

-Berpotensi Fatal: Reaksi hipersensitivitas, kejadian trombotik CV termasuk MI dan stroke, perdarahan gastrointestinal, ulserasi atau perforasi; sangat jarang, dermatitis eksfoliatif, sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, hepatitis fulminan, nekrosis hati, gagal hati, bronkospasme.

 

Peringatan dan Perhatian:

-Hati-hati peggunaan pada pasien dengan asma, riwayat penyakit maag atau perdarahan gastrointestinal baru-baru ini, hipertensi, MI baru-baru ini.

-Faktor risiko CV lainnya (misalnya hiperlipidemia, diabetes mellitus, merokok), retensi cairan dan edema, hipovolemia, koagulopati. 

-Pasien dehidrasi dan lemah. 

-Ginjal dan gangguan hati ringan sampai sedang. Anak-anak dan orang tua. 

-Kehamilan (trimester 1-2). 

-Penggunaan bersama NSAID lainnya, kortikosteroid, antiplatelet, antikoagulan. 

-Kategori kehamilan: Kategori C: Mungkin berisiko. Obat digunakan dengan hati-hati apabila besarnya manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Reviews

There are no reviews yet.

Reviews
Be the first to review “Meloxicam tablet 7,5 mg”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.